Ini adalah sebuah kejadian di sebuah supermarket sekaligus membuatku kapok menyentuh cumi-cumi…
Hari Minggu kemarin, aku bersama keluargaku ke supermarket. Katanya hanya ingin beli salak dan apel saja, tapi ternyata beralih ke tempat udang.
Kebetulan aku memang sudah bosan dengan dunia salak, apel, dan udang. Sedikit-sedikit ingin menyentuh dunia luar… ![]()
Saat itu aku melihat sebuah baskom berisi cumi-cumi, yang airnya sudah menjadi hitam. Pasti karena tinta cumi-cumi, kan? Tidak mungkin itu tinta untuk spidol ![]()
Akupun mulai mengambil plastik yang biasanya digunakan untuk pelapis tangan dan meletakkan belanjaan. Dan aku mulai menyentuh dan meraba cumi-cumi. Tiba-tiba bunyi yang indah terdengar!
Ya, bunyi tinta cumi-cumi moncrot ke wajahku yang masih imut dan lucu ini ![]()
Sial, ternyata masih ada cumi-cumi yang hidup ya? Atau mungkin…? Buinguuung ach!
Sejak saat itupun aku mulai kapok menyentuh hewan yang aneh-aneh termasuk cumi-cumi
Pertama. Ehe.
Lagian iseng banget sampai mencet-mencet cumi-cumi ^^;
Kan belum tentu kalau cumi-cumi yang dijual itu tintanya udah dibuang habis
@Ravelt: Imut kenyal
kok ndak ada skrinsutnya?
Waktu itu bawa pulpen kosong nggak? Siapa tau pulpen itu bisa diisi pake tintanya cumi-cumi.
@cK: Aneh, kalau di saat seperti itu masih sempat narcizria.
@p4ndu_454kura: Jayuzzznya kurang guaring
Untung cumi-cumi…bukan ubur-ubur…
* supermarket mana ya yang jual ubur-ubur ? *
@Rystiono: Supermarket sederhana, yang dibaca pasar
Emang ubur-ubur bisa dimasak ya? Kirain cuma spongebob aja yang doyan nangkep ubur-ubur…
* kabuuuur… *
@Rystiono: …
Mungkin kepencet ya bodynya cumi2 itu, jadi keluar deh tintanya.
Cuma-cumi enaknya dimakan.
Wa~~~ hahahahahahahahaha!!!